Kamis, 25 April 2013

blood donation

0 komentar
Tadi pagi waktu lagi makan di kantin teknik, sambil ngobrol-ngobrol ada temen yang ngasih tau kalo ada kegiatan donor darah dari jurusan teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) di KPFT. Gua udah dari dulu sih kepingin banget nyoba donor darah. Berhubung sekarang badan gua udah bongsor dan kelebihan banyak darah, yah pasti ga kayak dulu lah, kalo mau donor darah malah di bilang " Harusnya kamu yang di donorin darah!". fuh.

"Duh, Ja, degdegan nih", kata gua sepanjang mata kuliah fotogrametri tadi. Sebenernya berurusan dengan jarum sih gua udah sering. Mulai dari ikut-ikutan mama bekam darah sampe akupuntur pun sering gua jalanin, dan itu menurut gua enak malah, nggak sakit. Sama seperti donor darah ini, gua yakin banget ga bakal sakit. santaaai. 

Pulang kuliah gua ke KPFT daftar jadi donatur darah. Ngisi formulir, kuisioner, dan surat pernyataan. dan alhamdulillah gua lulus. Aduh terharu banget. Ternyata kabar bahwa gua sekarang sehat dan gemuk itu bukan sekedar isapan jempol belaka. 

Ibu perawatnya nyuruh langsung masuk ke bus tempat donor darah. Waktu gua mau masuk bus, ada mas-mas yang baru keluar dari bus. Dia nutup pintu. Trus gua kesusahan buka pintunya, dia mau nolongin. "dipencet mbak, ini loh" katanya sambil bukain pintu, dan pas gua masuk pintunya di tutupin sama dia. Emang lumayan keras sih buat buka dan nutup pintu busnya, dan dia gunain tangan kanannya yang bekas jarum donor darah itu. 

Ga nyampe semenit dari mas mas itu nutupin pintu, tiba-tiba ada yang masuk dengan tergesa-gesa. Ternyata mas mas yang barusan tadi. Tapi beda, sekarang dia datang dengan tangan berlumuran darah. "Mbak, mbak, tangan saya mbak" katanya ke perawat di dalam bus. Apa gara-gara dia bantuin gua buka tutup pintu ya? kalo emang gitu, maap banget ya mas!. Gua yang belom pernah donor darah ini lantas memikirkan yang enggak-enggak. Mulai dari ntar darahnya muncrat gitulah, ntar tangannya ga bisa gerak lagi, ntar pas lagi donor darahnya gabisa berenti-berenti, ntar abis donor darah ketemu kak Rendi, eh yang terakhir ga mungkin. haha.

Darahnya mas mas tadi netes - netes di lantai saking banyaknya. Perawat langsung bersihin tangan mas itu juga lantainya. Gua cuma terdiam terpaku menatap kejadian mengerikan itu. Mau ga jadi donor darah aja tapi udah di dalem bus, mau pura pura mati tapi ntar ketauan, ya wes lah wes, pasrah aja. Gua tetep donor darah.

Tibalah saatnya donor darah. Gua amat teramat kaget ngeliat jarum suntik yang segede itu. "ya ampun, ini beneran mau ditusukkin ke tangan gua yang lucu ini?" gerutuku dalam hati. Dan beneran aja, perawatnya bener-bener nyuntikkin suntikan gajah itu ketangan gua :(. Sedih. Rasanya beda kayak di bekam atau di akupuntur. pas darahnya diambil pun masih ngilu-ngilu ga jelas gitu deh.

Sekitar kurang lebih 5 menit, kantong darahnya penuh. pas jarumnya dilepas pun, sakit bro :"). Takut terjadi hal yang sama seperti mas-mas tadi, menurut saran perawatnya tangannya di tekuk bentar aja. Alhasil karena terlalu takut gua nekuk tangan gua sepanjang satu mata kuliah :"). dan beneran, ga ada kok darah darah muncrat kayak mas mas itu. iya lah, di tekuknya 2 jam. 

Tapi walaupun sakit gua ga kapok kok, banyak banget manfaat dari donor darah, nih beberapanya yang gua dapet dari blog PMI.
silahkan simak

Menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh

Salah satu manfaat kesehatan donor darah adalah menyeimbangkan kadar zat besi di dalam tubuh. Menurut penelitian, banyak orang yang mengonsumsi sayuran dan buahan untuk menyeimbangkan zat besi tubuh mereka. Namun dengan donor darah, zat besi dalam tubuh akan seimbang.
Mengurangi risiko kanker

Beberapa medis melakukan penelitian terkait donor darah. Hasilnya, dengan donor darah, tingkat zat besi dalam tubuh mengurangi perkembangan gejala kanker. Selain itu, kanker usus besar, paru-paru, hati, dan kanker tenggorokan dapat terhindar dengan kita malakukan donor danar.


Mengurangi kolesterol

Sel darah dalam tubuh mengandung kolesterol. Kolesterol baik dan buruk terdapat di dalam sel darah merah. Salah satu manfaat donor darah adalah mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
Mengontrol tekanan darah tinggi
Ini adalah salah satu manfaat kesehatan dari donor darah. Bila Anda menyumbangkan darah, volume darah seimbang. Hal ini untuk mencegah peningkatan tekanan darah. Jadi, jantung yang sehat baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Mengaktifkan sel-sel
Saat seseorang menyumbangkan darahnya, sumsum tulang belakangnya akan terangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru dan membuat organ pembentuk darah berfungsi lebih efektif.

Pendeteksian penyakit sedini mungkin
Sebelum kita mendonorkan darah, dokter yang bertugas akan memeriksa darah kita terlebih dahulu. Ketika itulah dokter akan menginformasikan kondisi tubuh kita melalui screening awal terhadap darah tersebut. Kita dapat mengetahui apakah kita mengidap anemia atau tidak serta mengetahui apakah kita memiliki penyakit serius atau tidak seperti HIV, hepatitis, siphilis, malaria.

Menjaga kesehatan jantung
Seseorang yang rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah lebih stabil dan hal inilah yang menurunkan risiko penyakit jantung.

Metode Diet yang Ampuh
Ternyata dengan mendonorkan darah dapat membantu mereka yang sedang dalam program diet. Dengan memberikan sekitar 450 ml darah akan membantu proses pembakaran kalori kira – kira sebanyak 650 cal. Donor darah juga dapat membuat pinggang menjadi lebih ramping.

Meningkatkan kesehatan mental
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada saudara kita
yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan tersendiri dan menimbulkan perasaan positif. Hal inilah yang dapat meningkatkan kesehatan mental.


banyak kaan? Makanya jangan ragu donorkan darah kalian untuk hidup yang lebih sehat! :)

sekian postingan hari ini.
sampai jumpaa.

Selasa, 23 April 2013

Nasihat

0 komentar
Kalau kita sedang suntuk, sebal, frustasi, merasa bete dalam sebuah urusan/masalah/situasi, marah karena merasa tidak ada yang mau menolong, maka selalu ingat rumus hebat itu, Kawan: bergegas tolonglah orang lain. Eh, yang benar? Saya yang butuh pertolongan, kenapa sy yg disuruh nolong orang?

Lakukan saja. 

Itu janji Tuhan. Tidak akan ingkar walau se-senti. Lakukan dengan tulus, ihklas, karena: "Allah senantiasa menolong hambaNya, selama hambaNya itu suka menolong saudaranya"--hadist sahih riwayat Muslim.

Dan, akan lebih keren lagi, sebelum kita terdesak minta tolong, jauh2 hari kita sudah punya hobby memberikan pertolongan. Orang2 seperti inilah yg hidupnya boleh jadi tidak mengenal masalah, karena pertolongan Allah selalu dekat dengannya


Repost 

Jumat, 19 April 2013

no caption

0 komentar
Aku membencinya? Entahlah. Tak mungkin orang membenci tapi masih rajin bertanya tentang dia, memikirkannya. Atau memang ada jenis benci baru dalam kehidupan?

TL 

Selasa, 16 April 2013

Lupakan

0 komentar
Sekali lagi aku ingin katakan, tidak penting bagi mu boleh jadi sangat penting bagi orang lain. Biasa saja bagi mu bisa saja sangat menyakitkan bagi orang lain. Memang kau tidak selalu tau keadaan orang, tapi mengerti lah. Ada alasan di balik semua keputusan. Ada. Pasti ada. Jadi mengertilah. 

Dua menit. Hanya dua menit percakapan kita, tapi siapa yang tahu kalau percakapan itu bahkan tidak pernah  lepas dari pikiran ku. Entah aku yang terlalu perasa, atau, ah entahlah aku tidak mau menyalahkan mu. 

Sahabat ku, disini aku tidak ingin membenarkan diri apalagi menyalahkan mu. Kau tetap sahabat ku, teman berjuang bersama. 

Sudah lah, biarkan waktu yang berbaik hati membuat kita lupa akan percakapan tadi. Atau begini saja, aku hitung sampai tiga, maka aku lupa? Baiklah. Satu... Dua... Tiga...

Ya, aku lupa :) 



Jogjakarta, 17 April 2013
00.38


Adelia

Minggu, 14 April 2013

Give Thank to Allah

0 komentar
Klasik. Ngomongin tentang kehidupan, sifat orang yang beda-beda, orang-orang yang dateng pergi gitu aja. Kehidupan? Kata Papa tujuan hidup itu untuk mengabdi kepada Allah. Iya, gitu. Kata Papa semuanya harus di niatin karena Allah. Kehidupan? Kata Mama kalo anak cewek itu syarat masuk surganya harus jadi anak yang solehah, jadi istri yang baik buat suami nanti. 

Gua bersyukur banget di beri Allah orang tua yang luar biasa, totally out standing, greatly I'm thank you God to have them in my life. Orang tua dalam pandangan gua, ya dua orang yang memang sudah takdirnya menyatu, membangun kehidupannya sendiri, saling mengasihi, dan TIDAK AKAN terpisahkan. Itu menurut gua. Mungkin ini karena gua di besarkan dalam keluarga kecil, sederhana, dan harmonis.

Tapi pernah bayangin ga sih betapa sedihnya ngeliat orang tua, orang yang saling mengasihi tersebut ada niat untuk, yah, bisa dikatakan berpisah. Gua sering bingung, tepatnya belum ngerti, dengan alasan-alasan orang yang memutuskan mau berpisah itu. Kalo kata-katanya sih udah ga cocok lagi. Saling ngotot mikirnya make ego. Hm, dari alasan tersebut bisa di liat perasaan seseorang itu sangat mudah berubah-ubah. Bahkan mudaaaah sekali. Ya kan?

Tapi hey, bukannya lebih menyedihkan lagi anak-anak yang bahkan belum sama sekali bisa merasakan kasih sayang orang tuanya? even since they gave birth? Pantas saja Allah memuliakan anak-anak yatim piatu. 

Gua cuma mau ngingetin, buat kita, apapun keadaan kita, harus bersyukur. bersyukur. bersyukur. Alhamdulillah :)




di sela sela belajar SIG,
Jogja, 00:11 15 April 2013


Adelia


 

Adel's unspoken stories Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template